Bibit Pohon Meranti

Rp 2.500

Daerah penyebarannya mulai dari Thailand, Semenanjung  Malaysia, Sumatera, Bangka, Belitung, Kalimantan, Filipina dan Maluku.

Persyaratan Tumbuh

Meranti merah dapat tumbuh pada ketinggian antara 0-700 m dari permukaan laut pada formasi hutan dipterocarpaceae dataran rendah. Banyak dijumpai pada daerah lereng bukit dan lembah dengan tipe tanah Latosol atau Podsolik Merah Kuning, tekstur tanah medium dengan drainase sedang. Tumbuh pada daerah dengan iklim basah dengan tipe curah hujan A, B atau

Persiapan Lapangan

Areal untuk penanaman dibersihkan dari semak belukar kemudian dibuat jalur bersih (jalur tempat penanaman) dengan lebar 3 m. Jalur berikutnya berjarak 20 m dari sumbu jalur tanam. Pemasangan ajir dalam jalur tanam terletak di sumbu jalur dengan jarak antar ajir (jarak tanam) 5 m. Pada setiap ajir dibuat lubang tanam dengan ukuran 30 x 30 cm dengan kedalaman 30 cm, lubang tanam dibuat di depan atau di belakang ajir secara konsisten sehingga kelurusan tanaman dapat dipertahankan. Pada setiap lubang tanam dilakukan penimbunan dengan tanah hitam (topsoil) sampai memnggunduk. Penanaman Penanaman dilakukan pada waktu awal musim penghujan. Kegiatan tersebut dilakukan paling cepat 7 hari setelah pembuatan lubang tanam dan penimbunan. Dalam kegiatan ini yang perlu diperhatikan adalah, polybag harus dibuka saat penanaman, bibit ditanam sampai batas leher akar dan timbunan tanah di permukaan lubang tanam harus sampai menggunduk agar tidak tergenang.

Pemeliharaan Tanaman

Penyulaman

Penyulaman dilakukan satu bulan setelah penanaman. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada waktu musim hujan masih ada.

Penyiangan dan Pendangiran

Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 4-6 bulan setelah tanam. Penyiangan pada tahun pertama dapat dilakukan sampai 2 kali tergantung pada kondisi gulma yang tumbuh dalam jalur. Penyiangan selanjutnya dikerjakan setiap tahun sekali sampai tanaman berumur 3 tahun. Penyiangan dilakukan secara jalur dengan tebas total semua tumbuhan pengganggu yang ada di sekitar tanaman meranti selebar jalur tanam.  hanya dilakukan pada tahun pertama bersamaan dengan penyulaman.

Pemupukan

Jenis dan dosis pemupukan yang dipergunakan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Pupuk yang digunakan adalah campuran Urea dan TSP perbandingan 2 : 1 dengan dosis 50 gr per tanaman. Pemupukan awal dilakukan pada saat tanaman berumur satu bulan.

Perlindungan

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan apabila terlihat adanya gejala serangan. Insektisida atau fungisida yang digunakan disesuaikan dengan jenis jamur ataupun serangga yang menyerangnya.

Daur dan Produksi

Perkiraan produksi meranti merah dengan penanaman secara jalur berdasarkan data yang tersedia, menunjukkan bahwa riap diameter dapat mencapai 1.94 cm/tahun sehingga untuk mencapai diameter 50 cm, maka dibutuhkan waktu sekitar 25 tahun. Data menunjukkan bahwa produksi kayu per ha dalam jalur tanam diperkirakan pada umur 35 tahun mencapai 279 m3 /ha.